Diberdayakan oleh Blogger.

BERITA TERKINI

Rekening Utsman bin Affan r.a. Masih Ada Sampai Sekarang

Written By PKS KABUPATEN TEGAL on Jumat, 05 September 2014 | 5.9.14

(Sebuah Kisah Nyata)

Rekening Atas Nama Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu


Mungkin tak pernah terbayang oleh siapa pun, bila ada satu bank di Saudi Arabia yang sampai saat ini menyimpan rekening atas nama UTSMAN BIN AFFAN.

Apa kisah sebenarnya di balik pembangunan hotel 'Utsman bin Affan Ra' yang saat ini sedang di bangun dekat Masjid Nabawi?

Apakah ada anak cucu keturunan Usman saat ini yang membangunnya atas nama moyang mereka?

Penasaran? Ikuti kisahnya berikut ini. Barangkali kita dapat mengambil pelajaran:

- Setelah hijrah, jumlah kaum Muslimin di Madinah semakin bertambah banyak. Salah satu kebutuhan dasar yang mendesak adalah ketersediaan air jernih.

- Kala itu sumur terbesar dan terbaik adalah Bi'ru Rumah, milik seorang Yahudi pelit dan oportunis. Dia hanya mau berbagi air sumurnya itu secara jual beli.

- Mengetahui hal itu, Utsman bin Affan mendatangi si Yahudi dan membeli 'setengah' air sumur Rumah. Usman lalu mewakafkannya untuk keperluan kaum Muslimin.

- Dengan semakin bertambahnya penduduk  Muslim, kebutuhan akan air jernih pun kian meningkat. Karena itu, Utsman pun akhirnya membeli 'sisa' air sumur Rumah dengan harga keseluruhan 20.000 dirham (kl. Rp.
5 M). Untuk kali ini pun Usman kembali mewakafkannya untuk kaum Muslimin.

- Singkat cerita, pada masa-masa berikutnya, wakaf Utsman bin Affan terus berkembang. Bermula dari sumur terus melebar menjadi kebun nan luas.

- Kebun wakaf Utsman dirawat dengan baik semasa pemerintahan Daulah Utsmaniyah (Turki Usmani).

- Setelah Kerajaan Saudi Arabia berdiri, perawatan berjalan semakin baik. Alhasil, di kebun tersebut tumbuh sekitar 1550 pohon kurma.

- Kerajaan Saudi, melalui Kementrian Pertanian, mengelola hasil kebun wakaf Utsman tersebut. Uang yang didapat dari panen kurma dibagi dua; setengahnya dibagikan kepada anak-anak yatim dan fakir miskin. Sedang separuhnya lagi disimpan di sebuah bank dengan rekening atas nama Utsman bin Affan.

- Rekening atas nama Utsman tersebut dipegang oleh Kementerian Wakaf.

- Dengan begitu 'kekayaan' Utsman bin Affan yang tersimpan di bank terus bertambah. Sampai pada akhirnya dapat digunakan untuk membeli sebidang tanah di kawasan Markaziyah (area eksklusif) dekat Masjid Nabawi.

- Di atas tanah tersebut, saat ini tengah dibangun sebuah hotel berbintang lima dengan dana masih dari 'rekening' Utgsman.

- Pembangunan hotel tersebut kini sudah masuk tahap akhir. Rencananya, hotel 'Utsman bin Affan' tersebut akan disewakan kepada sebuah perusahaan pengelola hotel ternama.

- Melalui kontrak sewa ini, income tahunan yang diperkirakan akan diraih mencapai lebih 50 juta Riyal (lebih Rp. 150 M).

- Pengelolaan penghasilan tersebut akan tetap sama. Separuhnya dibagikan kepada anak-anak yatim dan fakir miskin. Sedang separuhnya lagi disimpan di 'rekening' Utsman bin Affan.

- Uniknya, tanah yang digunakan untuk membangun hotel tersebut tercatat pada Dinas Tata Kota Madinah atas nama Utsman bin Affan.

Masya Allah, saudaraku, itulah 'transaksi' Utsman dengan Allah. Sebuah perdagangan di jalan Allah dan untuk Allah telah berlangsung selama lebih 1400 tahun.....berapa 'keuntungan' pahala yang terus mengalir deras kedalam pundi-pundi kebaikan Usman bin Affan di sisi Allah Swt.

(Tarjim: ust.Asep Sobari Lc)
repost http://www.pkspiyungan.org

"TIDAK USAH PANIK, TUNGGU KPU" by @Fahrihamzah

Written By PKS KABUPATEN TEGAL on Sabtu, 19 Juli 2014 | 19.7.14



Kalau pegang data...pasti tidak panik. #TungguKPU

Kalau pegang data pasti yakin tidak gampang dicurangin. #TungguKPU

Kalau pegang data, gak bakalan grasa grusu kayak cacing tripping. #TungguKPU

Kalau punya data. Insya Allah kita kawal proses hukum Pilpres sampai selesai. Damai. #TungguKPU

Pemilu itu sifatnya rahasia bagi pribadi tapi terbuka bagi publik. #TungguKPU

Masih ingat LUBER dan Jurdil? Sejak ordebaru juga Sdh begitu. #TungguKPU

Bahwa kita masuk kota suara mencoblos tak ada yang tahu. Hanya aku dan Tuhan. Ini rahasia. #TungguKPU

Tapi cara suara kita dikumpulkan harus terbuka. Dan itu sudah jadi sistem dalam demokrasi kita. #TungguKPU

Jangan anggap remeh kekuatan sistem kita. 15 tahun kita membangun prosedur demokrasi yg makin kuat. #TungguKPU

Memang, Pak SBY pernah bikin sistem IT pemilu Tersentralisasi. Tapi dicurigai. Akhirnya balik lagi. #TungguKPU

Sistem kita makin manual lagi dan desentralisasi. Waktu itu kami usulkan agar saksi ditanggung negara. #TungguKPU

PDIP dan Nasdem paling ngotot. Kami dituduh mau memeras APBN padahal ini hanya demi keadilan. #TungguKPU

Kalau sistem semakin manual dan lokal maka kita memerlukan kekuatan saksi. Tapi ditolak. #TungguKPU

Pemilu legislatif kemarin membuktikan omongan dan sikap politik kami. Bahwa kehadiran saksi itu wajib. #TungguKPU

Coba tanya KPU, Bawaslu! MK dan semua penyelenggara pemilu. Akibat ketiadaan saksi? #TungguKPU

Negara dan kita semua akhirnya membayar biaya sengketa yang semakin besar. #TungguKPU

Tapi, sistem kita tetap aman bagi pengawalan publik. #TungguKPU

Coba lihat, dalam hitungan 4 hari, hampir 100% form C1 sudah diupload oleh KPU. #TungguKPU

Langsung setelah itu form D1 hasil rekap juga dapat diakses bebas. Sangat cepat. #TungguKPU

Dari TPS masuk Kelurahan ke Kecamatan lalu kabupaten dan provinsi berjalan lancar terbuka. #TungguKPU

Bukan kita nafikan kemungkinan ada kecurangan. Ada saja tetapi pilpres itu lebih ringkas. #TungguKPU

Kecurangan bisa saja terjadi tetapi kecepatan dan akurasi serta keterbukaan proses akan menghambatnya. #TungguKPU

Tapi, namanya juga pertandingan..akan ada gesekan. Dan gesekan itu sah jika sesuai ketentuan. #TungguKPU

Orang sering lupa bahwa demokrasi sejak awal membebaskan instink manusia dalam konflik. Makanya diatur. #TungguKPU

Tapi sebaliknya, sistem otoriter tidak menerima hasrat dasar konflik ini makanya negara mencabut kebebasan. #TungguKPU

Banyak orang ngaku Demokrat tapi takut bersaing secara fair. #TungguKPU

Padahal persaingan punya efek baik pada progres. Dan sejauh itu legal kita harus siap menang siap kalah. #TungguKPU

Tunggu saja hasil KPU. Percayakan lembaga negara. Apa sih susahnya. #TungguKPU

Kalau kalian menang kami ucap selamat tapi kalau kami menang ucapkan selamat juga dong. #TungguKPU

Gampang kan jin? #TungguKPU


*Twit @Fahrihamzah
(16/7/2014)

Lagi, Kantor PKS di Demo | tuntut PKS Tegal pecat @Fahrihamzah

Written By PKS KABUPATEN TEGAL on Sabtu, 05 Juli 2014 | 5.7.14

Slawi - Jumat (04/07/2014) saat sekelompok orang melakukan pengerusakan di kantor DPD PKS Karawang, kali ini PKS Kabupaten Tegal turut marasakan kondisi mencekap hingga kedatangan belasan orang yang menamakan diri mereka 'Jangkar Nusantara' (Jaringan Kultur Nasionalis Santri Untuk Rakyat) Kabupaten Tegal.
 
Kepolisian telah menjaga kantor DPD PKS Kabupaten Tegal sejak pukul 11 siang. Mencegah sikap anarkis seperti yang dilakukan seperti sekelompok orang di berbagai daerah di tanah air kepada PKS, seperti kepada Samsul Fahry (30) yang dianiaya saat dirinya berada di kantor DPD PKS Karawang.

Menyikapi pergerakan ini, Musthofa, S.Pd.I Ketua DPD PKS Kabupaten Tegal menyatakan sikapnya,"Tidak akan menjadi masalah, jika kedatangan elemen masyarakat ke kantor PKS dalam rangka silaturrahmi dan mengutarakan keiinginannya dengan cara yang baik, dalam kasus apapun termasuk ketidaksukaan terhadap pernyataan mas Fahri Hamzah di akun twitter tempo hari", jelasnya.
Kejadian protes elemen masyarakat cukup serentak di beberapa daerah di tanah air, merebak sejak Fahri Hamzah berkicau di akun twittternya menyikapi keiinginan Jokowi yang menjanjikan tanggal 1 Muharram menjadi Hari Santri. Musthofa melanjutkan, "Saya melihat warga Kabupaten Tegal lebih dewasa dalam mendengar dan mencermati informasi terkait Pilpres dalam menentukan pilihannya dengan menbaca koran dan televisi, lha wong pengguna sosmed twitter di kabupaten Tegal belum begitu memasyarakat", jelasnya sebelum menyambut kedatangan pendemo.

Kedatangan pendemo tidak begitu lama, mereka menyuarakan 3 tuntutan, pertama menginginkan PKS Kab. Tegal menegur keras pernyataan Fahri Hamzah dalam akun twitternya. Kedua, menginginkan DPD PKS Kab Tegal mendukung untuk menjadikan tanggal 1 Muhamarram menjadi Hari Santri, Ketiga, menuntut PKS Kabupaten Tegal agar merekomendasi Majelis Syuro DPP untuk memecat Fahri Hamzah sebagai anggota partai. Musthofa mengatakan akan mengantarkan semua tuntutan ini, "Kami akan teruskan aspirasi ini ke Pusat, karena secara struktural permintaan di atas bukan wewenang struktur di tingkat Kabupaten", pungkasnya.

Aher bawa Jawa Barat Juara Nasional TPID

Written By PKS KABUPATEN TEGAL on Selasa, 17 Juni 2014 | 17.6.14


Ingat Debat Capres tempo hari ? Saat itu Gubernur DKI Jakarta non aktif, Joko Widodo bertanya tentang TPID ? Sontak TPID menjadi perbincangan hangat di media. Dan inilah  provinsi-provinsi yang memperoleh predikat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terbaik tingkat provinsi pada tahun 2013.

FKPI Jawa Barat bersama dengan TPID Sumatera Utara dan TPID Nusa Tenggara Timur terpilih dari 33 TPID Provinsi se-Indonesia. Wakil Presiden Budiono sendiri yang menyerahkan penghargaan termasuk kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Rakornas TPID, Rabu (8/5) yang berlangsung di Hotel Sahid Jakarta.

Selain itu, TPID Kota Cirebon juga mendapatkan juara untuk kategori TPID kota/ kabupaten, bersama dengan Kota Medan dan Kota Balikpapan.

Rakornas IV TPID 2013 akan diikuti 33 Gubernur Provinsi, 41 Kepala Perwakilan Bank Indonesia di daerah, serta 74 Bupati/ Wali kota. Rakornas IV TPID 2013 yang dibuka oleh Wakil Presiden RI. 

"Sejak dibentuk Forum Koordinasi Pengendalian Inflasi (FKPI) Jawa Barat pada tahun 2008, laju inflasi Jawa Barat selalu lebih rendah dibandingkan nasional," ujar Humas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Banten, Lolita Moorena.

Berdasarkan perkembangan terkini (posisi bulan April 2013), inflasi Jawa Barat mencapai 5,52 persen (yoy) lebih rendah dari nasional yang sebesar 5,57 persen. Kinerja yang baik ini tidak terlepas dari kebijakan pengendalian inflasi yang telah dilakukan.

Misalnya, kata dia, terdapat sinergitas dinas/ instansi Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Bank Indonesia yang berperan aktif melakukan upaya pengendalian inflasi.
Kemudian, telah terbentuk FKPI/TPID di seluruh kota pembentuk inflasi (Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Cirebon, Sukabumi, dan Tasikmalaya) serta upaya aktif dari seluruh pemkab/kot yang ada di Jawa Barat.
(REPUBLIKA.CO.ID)

Partai Aceh Resmi Dukung Prabowo-Hatta

Written By PKS KABUPATEN TEGAL on Senin, 16 Juni 2014 | 16.6.14


Jakarta - Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Prabowo-Hatta pada Pemilihan Presiden 9 Juli 2014 mendatang.

"Kami segenap Komite Peralihan Aceh dan Partai Aceh ikut tergerak dalam membangun bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik sebagaimana cita-cita pendiri bangsa," ujar juru bicara Partai Aceh, Mukhlis Abe di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Senin (16/6/2014).

Bentuk dukungan ini disampaikan langsung oleh Ketua Partai Aceh yang juga Wakil Gubernur Aceh, Teuku Muzakir Manaf. Prabowo dan sejumlah tim suksesnya pun hadir dalam acara ini.

Pada kesempatan itu, setidaknya terdapat harapan-harapan yang disampaikan oleh Partai Aceh jika Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menjadi Presiden. Di antaranya adalah, pasangan ini diminta untuk tetap mengawasi Undang-undang Keistimewaan Pemerintah Aceh.

"Maka dengan ini kami setulusnya dan seikhlasnya menyatakan sikap dukungan kepada Prabowo-Hatta untuk memimpin bangsa Indonesia dan mengawasi undang-undang pemerintah Aceh," kata Mukhlis

Sementara itu, Prabowo berharap dukungan yang diberikan Partai Aceh ini dapat diwujudkan dengan cara nyata. Yaitu dengan turut meyakinkan masyarakat agar menggunakan hak pilihnya atau tidak menjadi golongan putih (golput).

"Dukungan setiap warga negara sangat menentukan. Yang harus kita waspadai adalah untuk tidak memilih karena berbagai alasan. Terima kasih atas dukungan ini," pungkas Prabowo. 

Persembahan @AHMADANIPRAST untuk @prabowo08


Siapa yang tidak kenal Ahmad Dhani Prasetyo Musisi yang lahir di Surabaya 42 tahun silam ini di jagad musik Indonesia lebih dikenal dengan Ahmad Dhani. Selain seorang musisi dan Dhani juga bergerak di dunia industri musik yang menjadi payung kiprah banyak musisi di Indonesia.

Dalam masa Kampanye Pemilihan Presiden 2014 ini, Ahmad Dhani lebih memilih kutub Prabowo sebagai pilihan politiknya. kenapa tidak ke kubu Jokowi ? Dhani pun mengutarakan pengalamannya berinteraksi dengan Jokowi.

"Dulu saya dukung Jokowi", kata Dhani, "tapi sekarang kecewa. Karena setelah jadi Gubernur, Jokowi tidak berterimakasih sama sekali. Bahkan sekedar sms pun tidak", kata Ahmad Dhani. 

"Sombong, tapi ada benarnya. Jika terhadap orang terkenal macam Ahmad Dhani saja tidak berterimakasih, meski sekedar SMS, apalagi thd rakyat biasa", papar Ahmad Dhani, "Ada pun Prabowo, lanjut Ahmad Dhani, "dia datang ke rumah saya. Dia buka sepatunya sebelum masuk rumah saya. Itu spesial sekali bagi saya", katanya.
"Ketemu Jokowi pun susah. Saya ingin ketemu dan bilang kalau di kafe-kafe banyak dijual minuman-minuman keras. Dan anak-anak sebesar anak saya bebas nongkrong di situ. Tolong itu ditertibkan. Tapi ketemu saja tidak bisa, kata Ahmad Dhani. 
 
Atas tanggapan itu, komedian yang juga Legislator, Kang Miing berdalih, "Kan pak Jokowi sibuk". Jawab Dhani, "Loh, katanya merakyat? Saya kan juga rakyat? Ketemu saja kok susah? 
 
"Itu kenapa saya mendukung Prabowo, meski survey bilang Jokowi paling populer, saya tidak mengikuti Survey. Saya melihat karakter kedua orang tersebut. Kebetulan saya kenal keduanya" paparnya.
Penembang di grup musik dewa19 yang mempunyai akun twitter @AHMADANIPRAST ini melanjutkan, "Dan seperti ibu Nanik S Deyang bilang, meski Prabowo habis-habisan membantu Jokowi seperti memberi suara Gerindra sehingga Jokowi punya cukup partai pendukung dan juga habis2an mengiklankan Jokowi di TV, satu patah kata terimakasih pun tidak terucap di bibir Jokowi untuk Prabowo. Bahkan justru di Pilpres ini Jokowi beberapa kali menyindir Prabowo, orang yg pernah menolongnya," pungkasnya.

Persembahan Lagu dari Ahmad Dhani untuk Prabowo Subianto :

video

Penggemar Iwan Fals Dukung Prabowo-Hatta

Written By PKS KABUPATEN TEGAL on Minggu, 15 Juni 2014 | 15.6.14

Jakarta - Penggemar musisi Iwan Fals yang tergabung dalam Komunitas Orang Indonesia (KOI) Jakarta Utara mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Jokowi bagus. Tapi, Prabowo lebih bagus. Kita sudah lama ingin ngomong dukung resmi begini tapi baru sempat sekarang," kata Sekjen KOI Jakarta Utara, Hendra Gunawan, di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Jumat (13/6/2014).

Dia mengatakan pernyataan dukungan ini mewakili anggota KOI di Jakarta Utara yang keseluruhan mencapai lebih 500 orang. Namun, yang bisa mewakili ke Polonia hanya 50 orang.

Menurut Hendra sebenarnya sebagian besar anggota KOI di wilayah Jabodetabek mengarahkan dukungan ke Prabowo-Hatta. Tapi, diakuinya belum ada keberanian untuk menyatakan secara terbuka.

"Arahnya sih gitu yang gue tahu kalau dari temen-temen karena kita sering ketemu, ngobrol soal Pemilu. Baru kita aja nih yang di Utara berani ngomong kayak begini," sebutnya.

Lanjutnya, kata Hendra, kalau KOI Jakarta Utara sudah minta izin langsung kepada Iwan Fals untuk deklarasi ke Prabowo-Hatta. Dia mengaku kalau dari Iwan Fals sendiri tidak ada masalah dan membebaskan pilihan.

"Kalau Bang Iwan kan netral kayak Sultan Hamengkubowono di Yogya. Kalau kita kan dikasih kebebasan. Ya ini pilihan kita," katanya.

Dalam deklarasi dukungan ini, KOI Jakarta Utara sempat melantunkan beberapa lagu Iwan Fals seperti Bento dan Wakil Rakyat. Meski sudah malam, sejumlah massa pendukung Prabowo-Hatta masih semangat dengan kehadiran KOI di atas panggung Rumah Polonia. (detik)
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN
Copyright © 2011. PKS KABUPATEN TEGAL - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger